Penantian yang melelahkan ..
Tak terasa sudah bulan desember telah bergulir,.... tak terasa juga umurpun bertambah di bulan ini. semakin kunanti hari dan waktu, semakin pula sesuatu yang "menakutkan" itu kian dekat. jalan yang selama ini kutempuh dan kuarungi dalam hidup ini, rasanya tetap saja sama dengan ketika aku waktu sekolah dulu. tak ada yang berubah. sepertinya roda kehidupan ini tetap pada poros yang tak pernah berputar. tak ada yang istimewa dan bararti rasanya dalam hidup ini. semua datar dan tak bergerak. selalu statis. sementara yang lain sudah maju dan bergerak, aku tetap saja pada tempat yang selalu aku benci dalam kehidupan ini...
Berulang kali dalam benak dan akal sehatku bertanya, kenapa semua ini bisa terjadi.. dan kenapa juga harus terjadi..??? rasanya jawapannya pun selalu sama.. "belum saatnya".. hmm... menyakitkan. banyak yang mengatakan, hidup itu dijalani, bukan disesali.. lucu,.. mereka berkata seolah melakukan semua itu semudah membalikkan telapak tangan. apa juga gunanya nasehat hidup, kalau toh sebenarnya kita sudah mengerti dan sudah tahu betul mana yang seharusnya dilakukan dan mana yang seharusnya tidak dilakukan. hanya saja terkadang semua itu tak berlaku disaat suasana dan kondisi yang membuat kita menjadi berkata "Dunia ini kejam, dan sungguh tidak adil bagi orang seperti aku..". miris...... memang itu kenyataannya. saat kekecewaan dan penantian yang begitu lama tak kunjung juga mau mengerti dengan keadaan, hanya mental dan keadaan hati lah yang menjadi kontrol mutlak. seakan semua masukan, nasehat, bahkan saran seolah olah hanya akan menambah keruh suasana saja. sifat egois dan autis terkadang menjadi jalan utama yang harus ditempuh dalam hidup ini
Ini bukan tentang soal penyesalan hidup. bukan pula tentang bahwa tuhan itu tidak adil. hanya sedikit ungkapan hati bagi sebagian orang yang telah lelah dengan hidupnya yang belum menemukan jalan hidupnya. saat semuanya telah menemukan arti kedamaian hati dan ketenangan dalam hidup, kita yang masih belum bisa meraih semua itu hanya bisa menggambarkan keadaan dengan sebuah kata kata yang tidak layak dibaca.
... Semoga masih ada waktu untuk bisa kembali ke jalan yang "lurus" dan menikmati sisa kehidupan yang kita sendiri tak tahu kapan semua kan berakhir. tenang sobat, dirimu akan se segera mungkin bisa menjalani kehidupanmu yang sesuai dengan apa yang kamu inginkan dan dapat membuang masa lalu yang kelam ini sembari berkata... " selamat datang kehidupanku yang baru... "
Semoga saja ...

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda